xavola.id Dekorasi Simone rocha menswear: Simone Rocha Luncurkan Menswear Perdana…

Simone rocha menswear: Simone Rocha Luncurkan Menswear Perdana…

0 0
Read Time:2 Minute, 17 Second

Simone Rocha menswear tampil perdana dalam sebuah runway khusus untuk koleksi Spring/Summer 2027 di Teatro della Pergola, Florence. Debut ini menjadi wadah bagi sang label untuk merefleksikan ulang konsep busana pria melalui pendekatan teatral yang menyorot nuansa kerentanan dan kekuatan secara bersamaan. Koleksi ini menggabungkan bahasa klasik tailoring dengan elemen dekoratif yang halus—mutiara, renda, dan flora segar—sehingga menciptakan kontras struktur dan kelembutan. Dalam beberapa tampilan, pakaian dalam diposisikan sebagai lapisan luar untuk menghadirkan citra maskulinitas yang lebih introspektif, sementara penekanan pada pengerjaan tangan menegaskan detail ornamen yang kompleks.

Siluet, Konsep, dan Pengaruh Teatrikal

Koleksi menempatkan pola-pola historis dan nuansa panggung sebagai sumber inspirasi, mempengaruhi potongan dan proporsi busana. Siluet yang tampak berkisar dari evening suit double-breasted yang tegas hingga jaket tanpa punggung yang diikat dengan tali apron. Celana hadir lebar dengan lipit kilt yang dalam, menonjolkan permainan volume dan gerak. Sepanjang presentasi, elemen utilitarian seperti apron dan pinafore ditempatkan di luar fungsi konvensionalnya—melilit punggung jaket maupun celana—untuk memberi ketegangan fungsi praktis dan ekspresi yang lembut. Motif floral koleksi diambil dari lapisan kostum vintage yang ditemukan dalam koper-koper tua serta interpretasi lanskap Florence, lalu diolah menjadi cetak yang terasa personal dan seperti suvenir.

Material dan Detail Dekoratif

Kekayaan tekstil menjadi salah satu fokus utama. Kain yang digunakan beragam, termasuk linen cutwork, Venetian wool, Broderie Anglaise, rajutan Fairisle, gingham ber-smock, serta jersey sutra bergaris. Perpaduan bahan-bahan ini memberi ritme visual sekaligus nuansa taktil yang berbeda pada setiap tampilan. Penempatan ornamen dilakukan dengan teliti: mutiara disematkan pada sepatu dan aksesori, renda serta karya sulam tangan menambah dimensi romantis, sementara elemen flora segar mempertegas tema teater dan ingatan. Pilihan untuk menghadirkan pakaian dalam sebagai lapisan luar memperkuat konsep kerentanan yang dibawa koleksi, tanpa menghilangkan fondasi sartorial yang kuat.

Aksesori, Sepatu, dan Sentuhan Kerajinan Tangan

Aksesori koleksi menegaskan kemampuan rumah mode dalam menggabungkan warisan tailoring maskulin dengan detail avant-garde. Beberapa item menonjol lain:
– Tas Gladstone dengan pengait berbentuk daisy
– Feather boa dari silk organza
– Sabuk kulit tegas berhias deretan mutiara
– Cornflower yang dijahit dari manik kaca bugle-bead secara manual Pilihan sepatu juga mencerminkan dualitas koleksi: ballet slippers dari kulit nappa dihias mutiara yang tertusuk, berdampingan dengan sepatu Oxford berkait berujung bulat. Perpaduan ini menunjukkan betapa unsur feminin dan maskulin diolah bersamaan dalam estetika yang koheren. Keterlibatan pengerjaan tangan terlihat jelas, dari sulaman hingga perincian manik-manik, menegaskan perhatian pada kualitas pengerjaan dan nilai estetika yang tak sekadar dekoratif. Koleksi Simone Rocha untuk SS27 menawarkan wacana baru tentang busana pria yang menggabungkan struktur sartorial dengan sentuhan dekoratif yang lembut. Presentasi di Teatro della Pergola bukan sekadar debut runway tersendiri untuk menswear label ini, melainkan juga pernyataan tentang bagaimana identitas gender dan tradisi busana dapat dipertanyakan dan dipertaikan kembali melalui busana.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related Post