xavola.id Fashion Outtake The Force of Fur: Jerry Hall dan Maria Hanson

Outtake The Force of Fur: Jerry Hall dan Maria Hanson

0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Outtake The Force of Fur merekam momen tak terduga di balik sebuah sesi mode ikonik pada edisi November 1977 sebuah majalah mode AS. Dalam set pemotretan itu, karakter dari dunia Star Wars berdiri sebagai latar dan aksesori surreal bagi busana bulu dan perhiasan mewah yang dipamerkan Maria Hanson dan Jerry Hall.

Ilustrasi the force of fur untuk artikel Outtake The Force of Fur: Jerry Hall dan Maria Hanson

Konsep pemotretan ini bukan sekadar kolaborasi mode dan budaya pop; pendekatannya juga membedakan gaya visual yang digunakan. Foto-foto yang dihasilkan menampilkan warna tajam dan kontras tinggi, memberi kesan grafis yang sengaja menjauh dari pencahayaan editorial atmosferik tradisional.

Konsep dan pendekatan visual

Sesi bertajuk The Force of Fur mempertemukan figur mode dengan karakter fiksi: Darth Vader, C-3PO, Stormtroopers, Jawas, dan Snaggletooth. Tujuannya adalah menonjolkan koleksi bulu tebal dan perhiasan musim dingin lewat kontras kemewahan busana dan unsur fiksi ilmiah yang kaku.

Fotografer Eisuke Ishimuro memilih pencahayaan yang sengaja sederhana untuk menyesuaikan dengan estetika film tersebut. Ia mengatakan: “Since Star Wars heavily relied on visual effects, we thought the photographs should be simple and direct. I lit them to look two-dimensional and almost comic strip–like.” Hasilnya adalah tata gambar delapan halaman dengan bingkai yang tegas, saturasi tinggi, dan nada kontras yang kuat.

Suasana pemotretan dan outtake

Versi yang dipublikasikan menampilkan Jerry Hall dalam sejumlah bingkai terpolitur, mengenakan mantel chinchilla dan rubah besar di samping figur seperti C-3PO atau Darth Vader yang tampak kaku. Namun, foto outtake dan momen di balik layar memperlihatkan energi yang jauh lebih ringan dan bermain-main di lokasi syuting.

Pemotretan berlangsung selama beberapa hari di Los Angeles. Stylist Jade Hobson mengingat logistik yang rumit: “editors carried the shoot with them. I don’t know how many trunks were on this shoot, but you can imagine, and my plane was met by some Brink’s people who kept [them] and would deliver them to the studio each day.” Pernyataan itu memberi gambaran tentang skala produksi dan bagaimana atribut busana dipindahkan dari hari ke hari untuk kebutuhan set.

Tokoh-tokoh di balik kamera dan di depan lensa

Di depan kamera, Jerry Hall dan Maria Hanson berperan sebagai pusat perhatian, menampilkan busana yang berlebih namun dirancang untuk menonjolkan kemewahan musim dingin. Hobson menilai Hall bukanlah sosok yang rewel: “just loved clothes and dressing up and did her best to show the clothes.” Sikap tersebut membantu menjaga fokus pemotretan pada pakaian dan aksesori.

Ironisnya, anggota kru yang paling merepotkan bukan manusia, melainkan salah satu karakter yang hadir: C-3PO. Hobson mengungkapkan alasan teknis mengapa kostum itu menyulitkan tim: pemasangan memakan banyak waktu, dan kostum hanya bisa dipakai sebentar karena “it just got too hot.” Detail ini menegaskan betapa produksi foto semacam ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga tantangan teknis di balik layar.

Sesi tersebut tetap meninggalkan jejak kuat dalam sejarah pertemuan mode dan budaya populer. Kombinasi ikon fiksi ilmiah dan busana mewah yang digarap dengan pencahayaan tegas menciptakan estetika yang terasa segar bahkan ketika dilihat kembali beberapa dekade kemudian. Di luar foto akhir yang tertata rapi, outtake memberi kesempatan untuk melihat sisi manusiawi produksi: kelelahan, tawa, dan improvisasi yang menghidupkan set.

Walau gambarnya kini dinikmati sebagai karya estetika, kisah di balik layar—mulai dari pengiriman trunk sampai kesulitan kostum robotik—mengingatkan bahwa setiap pemotretan besar adalah rangkaian keputusan teknis dan kreatif yang kompleks. Pemotretan ini tetap menjadi contoh menarik bagaimana dunia mode bisa meminjam elemen budaya lain untuk menciptakan visual yang tak terlupakan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related Post