xavola.id Dekorasi Warga Sooko Sulap Botol Bekas Jadi Gapura Merah Putih

Warga Sooko Sulap Botol Bekas Jadi Gapura Merah Putih

0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Gapura merah putih terbuat dari ratusan botol bekas kini menghiasi salah satu sudut Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Karya ini lahir sebagai bentuk sambutan warga menjelang peringatan HUT RI ke-81. Kreasi yang memanfaatkan bahan bekas tersebut menjadi perhatian warga setempat dan pengunjung, selain menampilkan nuansa merah-putih juga menunjukkan pendekatan kreatif dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan.

Wujud kreativitas warga Sambiroto

Pendekatan yang digunakan warga adalah merangkai ratusan botol bekas menjadi struktur menyerupai gapura. Penempatan gapura di ruang publik desa membuatnya mudah dilihat oleh warga dan memberi titik fokus dekorasi perayaan kemerdekaan. Konstruksi tersebut menonjolkan dominasi warna merah dan putih, sesuai tema HUT RI ke-81. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan warga tanpa melibatkan nama individu atau instansi tertentu. Proses pembuatan yang terlihat melibatkan partisipasi banyak pihak, dari pengumpulan bahan hingga penataan di lokasi yang telah dipilih warga.

Nilai estetika dan pemanfaatan bahan bekas

Penggunaan botol bekas sebagai bahan utama memberi kesan upaya memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai. Selain aspek visual, pemilihan bahan tersebut membuat gapura memiliki karakter berbeda dibanding dekorasi kemerdekaan konvensional. Walau terbuat dari barang bekas, gapura tetap dirancang agar aman ditempatkan di fasilitas publik desa. Penataan warna yang konsisten—merah di bagian atas dan putih di bagian bawah—memperkuat identitas simbolik proklamasi kemerdekaan.

Respon komunitas dan makna perayaan

Gapura dari botol bekas ini tidak hanya menjadi dekorasi semata, tetapi juga sarana bagi warga untuk menunjukkan semangat gotong royong menjelang HUT RI ke-81. Kehadiran gapura memicu rasa kebersamaan dan menjadi salah satu cara masyarakat setempat mengekspresikan perayaan kemerdekaan. Beberapa warga menyebutkan bahwa karya-karya semacam ini mampu menarik perhatian anak-anak dan orang dewasa, sekaligus memberi nuansa berbeda dibandingkan hiasan biasanya. Penggunaan material sederhana tetapi dipadukan dengan penataan yang rapi membuat gapura menjadi titik fokus yang layak dikunjungi di masa perayaan. Kreasi seperti yang terlihat di Desa Sambiroto juga membuka ruang diskusi tentang bagaimana barang bekas dapat diberdayakan untuk keperluan sosial dan estetika, tanpa meninggalkan nilai-nilai simbolik hari kemerdekaan. Gapura merah putih dari botol bekas itu menjadi salah satu contoh cara komunitas merayakan momen nasional dengan sumber daya lokal. Menjelang HUT RI ke-81, inisiatif serupa menunjukkan bahwa perayaan tidak selalu bergantung pada anggaran besar, melainkan pada ide dan partisipasi warga. Perayaan yang mengandalkan kreativitas warga ini diperkirakan akan terus menjadi bagian dari tradisi lokal, seiring upaya masyarakat mempertahankan semangat kemerdekaan melalui karya-karya yang mencerminkan identitas dan kebersamaan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Related Post