Masaba X One8 resmi terjalin sebagai kolaborasi terbaru yang mempertemukan dunia mode dan warisan kriket. Desainer dan pengusaha Masaba Gupta tampil sebagai kolaborator desain pertama asal India untuk merek sportwear yang didirikan oleh Virat Kohli, sekaligus menjadi wajah kampanye untuk rangkaian sepatu dan aksesori yang baru diluncurkan.

Kampanye tersebut menampilkan Masaba mengenakan Seam XVIII OG, salah satu dari dua lini sepatu bertema kriket yang diluncurkan One8, lengkap dengan rangkaian aksesori merek. Peluncuran kampanye ini diumumkan lewat Instagram, di mana Masaba memberi nada naratif lewat sebuah keterangan yang menyertakan bagian kutipan: “Come meet The Richards in me. Cricket is in my DNA and inheritance isn’t just about legacy, it’s about responsibility.”
Perpaduan mode dan identitas kriket
Kerja sama ini tampak sengaja menautkan akar kriket dengan estetika mode konrer. Pemilihan Seam XVIII OG sebagai salah satu item utama kampanye mempertegas orientasi koleksi pada warisan olahraga, sementara aksesori melengkapi bahasa visual yang hendak dibawa merek.
Dengan menonjolkan hubungan personal Masaba terhadap kriket—yang juga terkait dengan garis keturunan ayahnya, Sir Viv Richards—kampanye berupaya memberi lapisan cerita yang lebih dalam daripada sekadar peluncuran produk. Nama Richards dipakai sebagai penanda hubungan keluarga dengan dunia kriket sekaligus sebagai alat narasi untuk membingkai posisi koleksi dalam konteks budaya dan identitas.
Profil kolaborator dan nilai tambah brand
Masaba Gupta dikenal tidak hanya sebagai perancang busana di balik label House of Masaba, tetapi juga pengusaha yang memiliki lini kecantikan LoveChild dan terlibat dalam proyek televisi seperti Netflix’s Masaba Masaba. Di samping itu, dia akan tampil sebagai wakil India tunggal pada RLC Fashion Summit di Milan pada 2026—fakta yang turut menjadi bagian dari kekuatan merek pribadi yang dibawa ke dalam kolaborasi ini.
Bagi One8, keterlibatan Masaba membuka peluang menjangkau audiens yang tidak sepenuhnya tumpang tindih dengan basis penggemar kriket tradisional. Kolaborasi ini memungkinkan label untuk memperluas jangkauan ke ranah budaya dan gaya hidup, selaras dengan strategi memperbesar jejak merek di luar ranah olahraga murni.
Strategi relaunch One8
One8 saat ini tengah menjalankan upaya peluncuran ulang yang intensif. Menggaet nama seperti Masaba—yang punya ekuitas kuat di bidang mode dan hiburan—menjadi bagian dari taktik untuk meremajakan citra dan menarik perhatian kelompok konsumen lebih luas. Pendekatan ini menunjukkan keinginan brand untuk menempatkan produk kriket-born-nya dalam percakapan gaya hidup dan budaya populer.
Kampanye yang dimunculkan lewat platform digital, termasuk Instagram, juga mencerminkan pendekatan pemasaran modern yang memprioritaskan narasi personal dan kolaboratif. Pilihan untuk menonjolkan kutipan yang menyinggung tanggung jawab warisan memperlihatkan bahwa elemen cerita menjadi nilai jual penting selain desain produk itu sendiri.
Kolaborasi Masaba X One8 menjadi contoh bagaimana merek olahraga dapat memanfaatkan koneksi kultural dan figur publik dari dunia mode untuk memperluas relevansi produk mereka. Dengan menautkan warisan kriket ke estetika konrer, kampanye ini berusaha menjembatani komunitas penggemar olahraga dengan penggemar mode, sekaligus memperkuat posisi One8 dalam fase relaunch yang tengah berlangsung.
