Pariwisata alicante menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Pemerintah kota Alicante sedang menyelesaikan rancangan strategi pariwisata baru pasca musim panas yang dinilai sukses. Rencana ini dibuat melalui kerja bersama sektor terkait, kelompok oposisi, dan agen sosial, dengan tujuan pertumbuhan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Wakil wali kota yang membidangi pariwisata, Ana Poquet, menggambarkan hasil kampanye musim panas sebagai “absolutamente positivo” saat berbicara di hadapan publik. Dia menekankan bahwa langkah ke depan akan menitikberatkan pada keberlanjutan dan kualitas destinasi.
Proses partisipatif dan definisi kualitas
Penyusunan strategi pariwisata melibatkan meja dengar dan kelompok kerja untuk memasukkan berbagai suara dari pelaku usaha serta warga. Menurut Poquet, tujuan yang dikejar adalah “un crecimiento sostenido y sostenible en el tiempo” yang didukung oleh proses partisipatif tersebut.
Dalam menjelaskan konsep keunggulan pariwisata, Poquet mengingatkan bahwa tidak selalu berkaitan dengan pengeluaran wisatawan. Dia menegaskan, “un turismo de calidad no siempre es el que más gasta, es el que más respeta el territorio, nuestro destino, nuestra ciudad”, sebagai landasan perumusan kebijakan dan program Patronato Municipal de Turismo ke depan.
Lonjakan pariwisata film dan dampaknya
Salah satu faktor penopang pertumbuhan adalah pengembangan pariwisata sinematik. Poquet mengungkapkan bahwa “tan solo en el primer semestre de 2026, el turismo cinematográfico ha generado más de 4.100 pernoctaciones en nuestra ciudad, en hoteles de 4 y 5 estrellas”, menunjukkan efek langsung pada hotel berbintang tinggi di kota itu.
Perkembangan ini tak lepas dari perjanjian kerja sama yang ditandatangani wali kota Luis Barcala dan konsellera pariwisata Marian Cano, serta reaktivasi penuh studionya Ciudad de la Luz. Aliran produksi yang terus-menerus itu memperkuat musim pariwisata yang sudah ditopang oleh tingkat hunian hotel nyaris penuh dan event-event besar di pelabuhan kota.
Diversifikasi, gastronomi, dan budaya sebagai penggerak
Selain tradisionalnya matahari dan pantai, Alicante menguatkan diversifikasi segmen sebagai faktor keberhasilan. Panduan kuliner terbaru, “Barra y mesa 2026”, mempertemukan resep tradisional berbasis nasi dengan daftar restoran yang memiliki pengakuan seperti Ciudad del Arroz, estrellas Michelin, dan Soles Repsol.
Sisi budaya juga mendapat perhatian; pengelolaan Castillo de Santa Bárbara oleh Esatur disebut sebagai salah satu pendorong kunjungan, karena benteng ini tetap menjadi monumen historis yang paling banyak dikunjungi di Comunidad Valenciana.
Agenda promosi dan tujuan desestasionalisasi
Ke depan, Patronato Municipal de Turismo fokus pada desestacionalisasi dengan membuka pasar-pasar baru. Salah satu langkah yang direncanakan adalah aksi promosi kuat di Cascais yang berkaitan dengan pariwisata nautikal dan The Ocean Race.
Agenda internasional Alicante juga mencakup operasi khusus di Italia, kehadiran di World Travel Market di London, serta persiapan untuk keikutsertaan dalam pameran Fitur. Semua upaya ini diarahkan untuk memperluas musim kunjungan dan menarik wisatawan dari pasar pengirim baru.
Dengan dasar-dasar yang sudah dibangun—mulai dari kerja sama institusional hingga pengaktifan fasilitas film—pemangku kebijakan di Alicante berusaha merumuskan strategi yang mampu mempertahankan pertumbuhan sekaligus menjaga kualitas hidup dan kelestarian kota sebagai destinasi.
